jam Analog

Kamis, 11 Mei 2017

Review Jurnal

Judul Jurnal            : UPAYA MENINGKATKAN NILAI-NILAI KARAKTER PESERTA DIDIK MELALUI PENERAPAN METODE ROLE PLAYING 
Penulis                         : Kiromin Baroroh
Nama Jurnal                : Jurnal Ekonomi dan Pendidikan 
Tanngal/Tahun            : 2 November 2011
Volume                       : 8
No                               : 2
Tujuan Penelitian      : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi role playing untuk meningkatkan nilai-nilai karakter mahasiswa pada mata kuliah ekonomi kerakyatan
Metode penelitian       : Observasi, wawancara dan metode kuisoner.
Obyek Penelitian     : Mahasiswa Pendidikan Akuntansi Kelas Swadaya Mata kuliah EkonoRmi Kerakyatan
 Hasil penelitian         : Hasil penelitian ini menunjukkan terjadinya peningkatan nilai-nilai karakter mahasiswa yang dapat dilihat dari indikator disiplin, kerja keras, kreatif, dan kemampuan komunikasi mahasiswa. Kenaikan terbesar terjadi pada nilai kreatif (19,6%), pada kemampuan komunikasi terjadi peningkatan sebesar 18,9%. Pada indikator disiplin terjadi kenaikan sebesar 10,9%. Indikator kerja keras masih berada di urutan paling bawah dalam peningkatan masing-masing indikator karakter yang hanya menunjukkan kenaikan 7,4%.
Kesimpulan            : Secara umum metode role playing dapat meningkatkan nilai karakter mahasiswa. Kenaikan terbesar terjadi pada nilai kreatif (19,6%), pada kemampuan komunikasi terjadi peningkatan sebesar 18,9%, Pada indikator disiplin terjadi kenaikan sebesar 10,9%, Indikator kerja keras masih berada di urutan paling bawah dalam peningkatan masing-masing indikator karakter yang hanya menunjukkan kenaikan 7,4%. Bagi pendidik, metode role playing baik diterapkan di kelas terutama pada mata kuliah
/pembelajaran yang berupa kasus untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam berbagai tingkat pendidikan baik tingkat pendidikan dasar, menengah dan tinggi. Pemilihan materi harus disesuaikan dengan alokasi waktu yang ada sehingga dapat mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan.

kisah Video kependidikan by Ay


video ini memperlihatkan seseorang yang masih memiliki kekurangan dari segi fisik tapi dapat melakukan hal luarbiasa dari deluar pikiran kita, ini tidak untuk diherankan, mereka dapat melakukan nya dari hasil kerja keras nya dan pantang menyerah, mereka telah berpikir kalau mereka pasti bisa, semangat mereka lah yang telah membuat mereka jadi seperti sekarang, dengan gigih melakukan nya, mungkin disaat mereka pertama kali mencoba nya mereka pasti jatuh bangun dan jatuh lagi begitu terus sampai berulangkali sampi mereka tidak akan jatuh lagi, disini lah kita dapat bisa mengambil hikma nya, dan jangan lah kalian putus asa di saat kalian belum mencapai suatu yang ingin kalian capai, ingat lah di balik kegagalan kalian ada suatu hikma dibaliknya, jangan pernah takut untuk mencoba, lebih baik gagal saat sudah mencoba dari pada takut gagal sebelum mencoba, hasil kerja keras, dan doa, pasti akan ada hasil nya Insha Allah, dan ingat selalu meminta doa kedua orang tua.

Review Buku Pengarang H M Hasbullah

KEBIAJAKAN PENDIDIKAN
 
Pendidikan adalah laksana sebuah instrumen yang tidak pernah selesai, selalu ada dinamika perubahan yang terjadi, sehingga memerlukan kehati-hatian dalam mengambil kebijakan. Apabila salah dalam pengambilan kebijakan, maka akibatnya akan sangat fatal.
Banyak hal yang sudah dilakukan oleh pemerintah dalam konteks kebijakan pendidikan, dari berbagai produk perundang-undangan sampai upaya-upaya inovatif yang dilakukan, namun dikarenakan sering tidak konsisten dengan kebijakannya, kondisi pendidikan seolah jalan di tempat, dan sering menerima tudingan akan kegagalannya. Istilah yang paling sering didengar adalah ganti menteri maka ganti kebijakan. Bangsa ini seolah belum punya visi yang jelas, untuk kemana pendidikan ini di bawa, maka ketika pemerintahan berganti, pendidikanpun seolah harus mengikuti kehendak dan kemauan pemerintahan yang berkuasa saat itu.
Pendidikan yang merupakan investasi jangka panjang akan selalu menarik untuk dibicarakan dan didiskusikan, dia tidak saja merupakan faktor penentu dari kemajuan sebuah masyarakat bahkan negara, tapi sekaligus merupakan tantangan bagi pengambil kebijakan. Bagi pengambil kebijakan seperti legislatif atau eksekutif, investasi pendidikan ini terkadang kurang menarik, sebab tidak menguntungkan secara jangka pendek, apalagi untuk kepentingan pribadi, dibandingkan dengan investasi bidang lain, lebih-lebih yang bersifat proyek.
Kebijakan pembangunan pendidikan harus dapat memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk meningkatkan keilmuan dan kualitas hidupnya, material dan spiritulnya, sehingga pada akhirnya masyarakat dapat keluar dari semua problema kehidupannya berupa kebodohan, keterbelakangan, dan kemiskinan. Dengan demikian disamping dapat meningkatkan taraf hidupnya, mereka juga dapat  bersaing dengan bangsa-bangsa lain di era global ini, dan bukan sesuatu yang tidak mungkin mereka akan menjadi aktor perekayasa masa depan.





Senin, 01 Mei 2017

GENERASI PENERUS BANGSA

REMAJA DAN PEMUDA SEBAGAI GENERASI PENERUS BANGSA INDONESIA
Hadirin Rakhimakumullah….
Masa muda merupakan masa  yang  penuh  dengan  harapan,  penuh  dengan  cita-cita dan penuh dengan romantika kehidupan yang sangat indah. Keindahan masa muda dihiasi dengan bentuk fisik yang masih kuat, berjalan masih cepat, pendengaran masih akurat, pikiran masih cermat, kulit wajah indah mengkilat, walaupun banyak jarawat, tetapi tidak gawat karena masih banyak obat ditoko-toko terdekat, oleh karena itu pantas bila para pemuda dan para remaja merupakan salah satu penentu meju dan mundurnya suatu Negara. Sebab terbukti sejak dahulu kala hingga saat ini dan sampai yang akan datang sesuai dengan fitrohnya pemuda dan remaja merupakan tulang punggung suatu Negara, penerus estafet perjuangan terhadap bangsanya. Sebagaimana syekh Mustofa al-Ghalayaini seorang pujangga Mesir berkata :
أن فى يد الشبان أمر الأمة وفى أقدامها حيتها
Sesungguihnya pada tangan-tangan pemudalah urusan umat dan pada kaki-kaki merekalah terdapat kehidupan umat
Mengingat betapa pentingnya remaja dan pemuda sebagai generasi  penerus bangsa, maka pada kesempatan yang baik ini kita akan membicarakan remaja dan pemuda sebagai generasi penerus bangsa, dengan landasan al-Qur’an surat an-Nisa ayat : 9
Artinya : “Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar

Selasa, 18 April 2017

Revolusi mental di era pendidikan



Revolusi (dari bahasa latin revolutio, yang berarti “berputar arah”) adalah perubahan fundamental (mendasar) dalam struktur kekuatan atau organisasi yang terjadi dalam periode waktu yang relatif singkat. Kata kuncinya adalah Perubahan dalam Waktu Singkat.

            Revolusi mental merupakan suatu gerakan seluruh masyarakat baik pemerintah atau rakyat dengan cara yang cepat untuk mengangkat kembali nilai-nilai strategi yang diperlukan oleh Bangsa dan Negara sehingga dapat memenangkan persaingan di era globalisasi.

Revolusi mental mengubah cara pandang, pikiran, sikap dan perilaku yang berorientasi pada kemajuan dan kemoderenan, sehingga menjadi bangsa besar dan mampu berkompetisi dengan bangsa-bangsa lain di dunia.
Mendengar kata revolusi mental bukanlah hal yang baru bagi bangsa Indonesia, karena sebelumnya presiden pertama Indonesia Ir. Soekarno telah mencetuskan ini. Namun, belakangan ini kata revolusi mental tengah hangat menjadi topik pembicaraan. Karena kata revolusi mental ini menjadi jargon atau program pemerintahan presiden Jokowi yang tertuang dalam Nawa Cita poin ke delapan (8). Nawa Cita adalah istilah umum yang diserap dari bahasa Sanskerta, nawa (sembilan) dan cita (harapan, agenda, keinginan).

Moralitas menjadi melonggar. Sesuatu yang dulu dianggap tabu, sekarang menjadi biasa-biasa saja. Cara berpakaian, berinteraksi dengan lawan jenis, menikmati hiburan di tempat-tempat spesial dan menikmati narkoba menjadi tren dunia modern yang sulit ditanggulangi. Globalisasi menyediakan seluruh fasilitas yang dibutuhkan manusia, positif maupun negatif. Banyak manusia terlena dengan menuruti semua keinginannya, apalagi memiliki rezeki melimpah dan lingkungan kondusif.

Akhirnya, karakter bangsa berubah menjadi rapuh, mudah diterjang ombak, terjerumus dalam tren budaya yang kebarat baratan. Prinsip-prinsip moral, budaya bangsa, dan perjuangan hilang dari karakteristik mereka. Inilah yang menyebabakan dekadensi moral serta hilangnya kreativitas dan produktivitas bangsa. Sebab, ketika karakter suatu bangsa rapuh maka semangat berkreasi dan berinovasi dalam kompetensi yang kekat akan mengendur, dan mudah dikalahkan oleh semangat konsumerisme, hedonisme, dan lain-lain.

Senin, 03 April 2017

Biografi

Nama: Abi Ramadhan
tggl lahir: 03-january-1998
jenis kelamin: laki
agama: Islam
belum kawin
masih mahasiswa semester 4.
Negara Indonesia jaya.

koala dan orang suka sendiri

Hai apakabar masyarakat indonesia dari sabang sampai meroke, ibu2 bapak2, yang lagi belajar untuk UN, yang nyusun kripsi, singel atau jomblo, dari gadis sampai janda, dari masih temenan, gebetan, pacar, mantan, dan udah jadi musuh, atau ditikung teman, jadian nya sama yang lain, dan yang udah mau nikah, yang belum nikah, udah tunangan, dan yang masih berpegang teguh sama laptob, perlu di tanya kabar nya siapa tau udah ngambang, ngambang kali jodoh.